
Komparasi Knalpot R9 dan Nobi Untuk Yamaha New Scorpio Z
Diposting oleh pulat on Nov 22, 2010
Tampilan Yamaha New Scorpio Z ini jelas
berbeda dibanding versi sebelumnya. Beberapa bagian dibuat lebih kekar
dan berkesan lebih sporti. Tak sekadar Suku Cadang Motor tudung alias
bodi saja, beberapa bagian rangka dan Suku Cadang Motor pun mendukung
tampang barunya dng beberapa penguat di belakang.
Namun, bicara mesin, boleh dibilang tak
mengalami perubahan berarti. Baik diameter maupun langkah pistonnya
sama dng versi sebelumnya. Namun, ada yg merasa tarikan Kalajengking
baru ini tak segalak pendahulunya.
Umumnya, Penggantian Suku Cadang Motor
berupa knalpot menjadi salah satu cara paling mudah untuk menaikkan
kemampuan mesin. Tentu mengukurnya perlu dng parameter jelas. Karena
itu dilakukan pengujian dng dynotest.
disamping itu, Suku Cadang Motor
berupa knalpot yg digunakan ada dua, yaitu knalpot R9 seharga Rp 1,2
juta dan Nobi yg dilego di pasaran dng harga Rp 375 ribu. Memang,
rentang harga ini cukup jauh, seolah mewakili kelas knalpot yg dicoba.
Untuk mengetahui seberapa besar
peningkatan yg dihasilkan, tentu perlu data awal dari kondisi motor
standar. Tunggangan yg dicoba ini benar-benar masih baru dan tentunya
dng peranti apa adanya dari pabrikan.
Diuji dng mesin dyno, diperoleh hasil
tenaga maksimum 20 dk pada kitiran 8.500 rpm, lantas torsi teratas
berada di angka 20,28 Nm/6.200 rpm. Pastinya mengganti dng kedua
knalpot R9 dan Nobi tadi.
Untuk melepaskan knalpot ini tak terlalu
sulit, cukup membuka baut pada kepala silinder serta di braket knalpot
di bagian belakang. Namun ada baut yg cukup rumit dibuka, yaitu
pengikat di bagian tengah.
Uji coba pun dilanjutkan dng pemasangan knalpot R9. knalpot dng silencer ‘pelangi' ini juga menganut gaya
multistage pada pipa knalpotnya. Percobaan pun dilakukan, dng melakukan
beberapa kali running, diperoleh hasil peningkatan tenaga dan torsi.
Tenaga puncak Kalajengking baru ini
tercapai pada putaran 8.497 rpm, dng daya 22,27 dk. Terlihat
peningkatan sebanyak 2,27 dk, sebuah peningkatan cukup signifikan dng
penggantian knalpot tanpa mengubah settingan karburator.
Torsi teratas juga meningkat menjadi 20,36
Nm/6.952 rpm. Dari hasil ini tampak karakter powerband berubah, pada
putaran mesin lebih tinggi untuk mencapai torsi tertingginya. Karakter
ini mebuat tarikannya akan terasa lebih panjang dibanding standar.
Kemudian, Suku Cadang Motor berupa knalpot
Nobi juga dicoba dng metode sama, yaitu tak mengubah settingan apapun
pada karburator. Kondisinya benar-benar sama dng standarnya. Begitu pun
jumlah running dng dynamometer pun sama.
Hasil yg didapat, tenaga puncak 21,39 dk
di kitiran 8.483 rpm, serta torsi tertinggi berada di angka 20,69
Nm/6.663 rpm. Karakter ini cukup unik, meski peningkatan daya puncaknya
tak banyak, namun lonjakan torsi lebih besar pada putaran mesin yg
lebih rendah.
Melihat kondisi seperti ini, Suku Cadang Motor berupa knalpot Nobi tampaknya lebih cocok untuk tunggangan yg dipakai dalam kota yg sering stop and go. Sedang Suku Cadang Motor berupa knalpot R9 yg galak diputaran atas, pas untuk turing keluar kota yg banyak lintasan lurus panjang.
sumber ; kumpulan artikel